Hadith :
Rasulullah s.a.w bersabda: " Sesungguhnya perkara yang sangat-sangat aku takuti akibat buruknya menimpa kamu ialah syirik yang kecil." Sahabat-sahabat Baginda bertanya: " Apa dia syirik yang kecil itu ya Rasulullah?" Baginda s.a.w menjawab: "( Syirik yangkecil itu) ialah riak - Allah Taala akan berfirman pada hari Kiamat apabila manusia datang dengan amal masing-masing: " Pergilah kepada mereka yang kamu melakukan riak di dunia dahulu ( untuk menunjukan kepada meraka ), kemudian lihatlah, adakah kamu akan dapati sebarang balasan di sisi mereka?"
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani, "Ya Allah... Tunjukkan kepada kami yang benar dan jadikan pilihan kami mengikuti yang benar itu. Dan juga tunjukkan kepada kami yang tidak benar dan permudahkan kami meninggalkannya." " Janganlah engkau merasa seolah-olah umurmu masih panjang kerana lamunan seperti itu banyak membawa kepada ajal..."
Thursday, November 26, 2009
Sunday, November 15, 2009
Al-Mursalat
Demi (makhluk-makhluk) yang dihantarkan berturut-turut (menjalankan tugasnya), (1) Juga yang merempuh mara dengan sekencang-kencangnya, (2) Dan demi (makhluk-makhluk) yang menyebarkan (pengajaran dan peringatan) dengan sebaran yang sesungguh-sungguhnya, (3) Serta yang memisahkan (antara yang benar dengan yang salah) dengan pemisahan yang sejelas-jelasnya, (4) Lalu menyampaikan pengajaran dan peringatan (kepada manusia), (5) Untuk menghapuskan kesalahan orang-orang yang bertaubat serta memperbaiki keadaan dirinya dan untuk menakutkan orang-orang yang ingkar (derhaka); (6) (Sumpah demi sumpah) sesungguhnya segala yang dijanjikan kepada kamu tetap berlaku. (7) Oleh itu, apabila bintang-bintang (binasa dan) hilang lenyap; (8) Dan apabila langit terbelah; (9) Dan apabila gunung-ganang hancur lebur berterbangan; (10) Dan apabila Rasul-rasul ditentukan waktunya untuk dipanggil menjadi saksi terhadap umatnya, (maka sudah tentu manusia akan menerima balasan masing-masing). (11) (Jika ditanya): Ke hari yang manakah (perkara-perkara yang besar) itu ditangguhkan? (12) (Jawabnya): Ke hari pemutusan hukum. (13) Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari pemutusan hukum itu? (14) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang dijanjikan oleh Rasulnya)! (15) Bukankah Kami telah binasakan orang-orang dahulu (yang ingkar derhaka, seperti kaum Nabi Nuh, Aad dan Thamud)? (16) Kemudian kami akan iringi mereka dengan (membinasakan orang-orang yang ingkar derhaka, dari) kaum-kaum yang datang kemudian. (17) Demikian cara kami lakukan terhadap sesiapa yang berdosa. (18) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang Kami janjikan)! (19) Bukankah Kami telah menciptakan kamu dari air (benih) yang sedikit dipandang orang? (20) Lalu Kami jadikan air (benih) itu pada tempat penetapan yang kukuh, (21) Hingga ke suatu masa yang termaklum? (22) Serta Kami tentukan (keadaannya), maka Kamilah sebaik-baik yang berkuasa menentukan dan melakukan (tiap-tiap sesuatu)! (23) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (kekuasaan Kami)! (24) Bukankah Kami telah menjadikan bumi (sebagai tempat) penampung dan penghimpun (penduduknya)? (25) Yang hidup dan yang mati? (26) Dan Kami telah jadikan di bumi: Gunung-ganang yang menetapnya, yang tinggi menjulang; dan Kami telah memberi minum kepada kamu air yang tawar lagi memuaskan dahaga? (27) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat pemberian Kami)! (28) (Dikatakan kepada mereka semasa ditimpakan dengan azab): Pergilah kepada azab yang dahulu kamu mendustakannya. (29) Pergilah kamu kepada naungan (asap Neraka) yang bercabang tiga. (30) Yang tidak dapat dijadikan naungan dan tidak dapat memberikan sebarang lindungan dari julangan api Neraka. (31) Sesungguhnya Neraka itu melemparkan bunga api, (yang besarnya) seperti bangunan besar, (32) (Banyaknya dan warnanya) bunga api itu seolah-olah rombongan unta kuning. (33) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (keadaan yang demikian). (34) Inilah hari mereka tidak dapat berkata-kata, (kerana masing-masing terpinga-pinga ketakutan), (35) Dan tidak pula diizinkan mereka bercakap, maka mereka tidak dapat meminta maaf. (36) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (hari akhirat)! (37) Inilah hari pemutusan hukum (yang menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah). Kami himpunkan kamu bersama orang-orang yang terdahulu (dari kamu). (38) Oleh itu, kalau kamu ada sebarang tipu-helah melepaskan diri, maka cubalah kamu lakukan terhadap azabKu. (39) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang telah dijanjikan oleh Allah)! (40) Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di tempat teduh (yang dipenuhi pelbagai nikmat) dan yang berdekatan dengan mata air-mata air (yang mengalir). (41) Serta menikmati buah-buahan dari segala jenis yang mereka ingini. (42) (Pada ketika itu dikatakan kepada mereka): Makanlah dan minumlah kamu dengan lazatnya, disebabkan apa yang kamu telah kerjakan. (43) Sesungguhnya, demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik. (44) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat Syurga)! (45) Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (wahai orang-orang yang ingkar derhaka) sementara waktu hidup, (kemudian kamu akan menghadapi bahaya), kerana sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa. (46) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (amaran Allah). (47) Dan apabila dikatakan kepada mereka (yang ingkar): Taatlah dan kerjakanlah sembahyang, mereka enggan mengerjakannya. (48) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (perintah-perintah Allah dan laranganNya)! (49) (Kalau mereka tidak juga mahu beriman kepada keterangan-keterangan yang tersebut) maka kepada perkataan yang mana lagi, sesudah itu, mereka mahu beriman? / (50)
Al-Balad
Aku bersumpah dengan negeri (Mekah) ini; (1) Sedang engkau (wahai Muhammad) tinggal di negeri ini (sentiasa ditindas), (2) Demi manusia yang melahirkan zuriat dan zuriat yang dilahirkannya; (3) Sesungguhnya Kami telah jadikan manusia sentiasa dalam keadaan menghadapi kesulitan dan kesukaran (jasmani dan rohaninya); (4) Patutkah manusia yang demikian keadaannya (terpedaya dengan kekuasaan yang ada padanya dan) menyangka bahawa tidak ada sesiapapun yang dapat mengatasi kekuasaannya (dan menyeksakannya)? (5) Manusia yang demikian keadaannya (tidaklah patut dia bermegah-megah dengan kekayaannya dan) berkata: Aku telah habiskan harta benda yang banyak (dalam usaha menegakkan nama dan bangsa). (6) Adakah dia menyangka bahawa tidak ada sesiapapun yang melihatnya (dan mengetahui tujuannya menghabiskan harta bendanya itu)? (7) (Mengapa manusia terpedaya dan bermegah-megah?) Tidakkah Kami telah menjadikan baginya: Dua mata (untuk dia memerhatikan kekuasaan dan kekayaan Kami?) (8) Dan lidah serta dua bibir (untuk dia menyempurnakan sebahagian besar dari hajat-hajatnya)? (9) Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan, (jalan kebaikan untuk dijalaninya, dan jalan kejahatan untuk dijauhi)? (10) Dalam pada itu manusia tidak (memilih jalan kebaikan) merempuh masuk mengerjakan amal-amal yang tinggi darjatnya di sisi Tuhan; (11) Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui: Apa dia amal-amal yang tinggi darjatnya di sisi Tuhan itu? (12) (Di antara amal-amal itu bagi orang yang mampu) ialah: Memerdekakan hamba abdi; (13) Atau memberi makan pada hari kelaparan. (14) Kepada anak yatim dari kaum kerabat, (15) Atau kepada orang miskin yang terlantar di atas tanah. (16) Selain dari (tidak mengerjakan amal-amal) itu, dia (tidak pula) menjadi dari orang-orang yang beriman dan berpesan-pesan dengan sabar serta berpesan-pesan dengan kasih sayang. (17) (Ketahuilah! Bahawa orang-orang yang beriman serta berusaha mengerjakan amal-amal yang tinggi darjatnya di sisi Tuhan), merekalah golongan pihak kanan (yang akan beroleh Syurga). (18) Dan (sebaliknya) orang-orang yang kufur ingkar akan ayat-ayat keterangan Kami, merekalah golongan pihak kiri. (19) Mereka ditimpakan (azab seksa) Neraka yang ditutup rapat (supaya kuat bakarannya). / (20)
Al-Lail
Demi malam apabila ia menyelubungi segala-galanya (dengan gelap-gelitanya), (1) Dan siang apabila ia lahir terang-benderang; (2) Demi Yang menciptakan (makhluk-makhlukNya) lelaki dan perempuan, (jantan dan betina); (3) Sesungguhnya amal usaha kamu adalah berbagai-bagai keadaannya. (4) Jelasnya: Adapun orang yang memberikan apa yang ada padanya ke jalan kebaikan dan bertakwa (mengerjakan suruhan Allah dan meninggalkan segala laranganNya); (5) Serta dia mengakui dengan yakin akan perkara yang baik, (6) Maka sesungguhnya Kami akan memberikannya kemudahan untuk mendapat kesenangan (Syurga). (7) Sebaliknya orang yang bakhil (daripada berbuat kebajikan) dan merasa cukup dengan kekayaan dan kemewahannya; (8) Serta dia mendustakan perkara yang baik, (9) Maka sesungguhnya Kami akan memberikannya kemudahan untuk mendapat kesusahan dan kesengsaraan; (10) Dan apakah pertolongan yang dapat diberi kepadanya oleh hartanya apabila dia telah terjerumus (ke dalam azab seksa hari akhirat)? (11) Sesungguhnya tanggungan Kamilah memberi hidayat petunjuk (tentang yang benar dan yang salah). (12) Dan sesungguhnya Kamilah yang menguasai hari akhirat dan alam dunia. (13) Maka (serentak dengan memberi hidayat petunjuk) Aku juga telah memberi amaran mengingatkan kamu akan api Neraka yang marak menjulang, (14) Yang tidak akan menderita bakarannya melainkan orang yang sungguh celaka; (15) Yang telah mendustakan (kebenaran) dan berpaling ingkar. (16) Dan (sebaliknya) akan dijauhkan (azab Neraka) itu daripada orang yang sungguh bertakwa; (17) Yang mendermakan hartanya dengan tujuan membersihkan dirinya dan harta bendanya, (18) Sedang dia tidak menanggung budi sesiapapun, yang patut di balas, (19) Hanyalah mengharapkan keredaan Tuhannya Yang Maha Tinggi; (20) Dan demi sesungguhnya, dia tetap akan berpuas hati (pada hari akhirat, dengan mendapat segala yang diharapkannya). / (21)
Al-Humaza
Kecelakaan besar bagi tiap-tiap pencaci, pengeji, (1) Yang mengumpulkan harta dan berulang-ulang menghitung kekayaannya; (2) Dia menyangka bahawa hartanya itu dapat mengekalkannya (dalam dunia ini)! (3) Tidak! Sesungguhnya dia akan dicampakkan ke dalam "Al-Hutamah". (4) Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Al-Hutamah" itu? (5) (Al-Hutamah) ialah api Allah yang dinyalakan (dengan perintahNya); (6) Yang naik menjulang ke hati; (7) Sesungguhnya api Neraka itu ditutup rapat atas mereka. (8) (Mereka terikat di situ) pada batang-batang palang yang melintang panjang. / (9)
At-Takathur
Kamu telah dilalaikan (daripada mengerjakan amal bakti) oleh perbuatan berlumba-lumba untuk mendapat dengan sebanyak-banyaknya (harta benda, anak-pinak pangkat dan pengaruh), (1) Sehingga kamu masuk kubur. (2) Jangan sekali-kali (bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak (akibatnya yang buruk semasa hendak mati)! (3) Sekali lagi (diingatkan): Jangan sekali-kali (kamu bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak (akibatnya yang buruk pada hari kiamat)! (4) Demi sesungguhnya! Kalaulah kamu mengetahui (apa yang kamu akan hadapi) dengan pengetahuan yang yakin, (tentulah kamu akan mengerjakan perkara-perkara yang menjadi bekalan kamu untuk hari akhirat). (5) (Ingatlah) demi sesungguhnya! Kamu akan melihat Neraka yang marak menjulang. (6) Selepas itu, demi sesungguhnya! Kamu (wahai orang-orang yang derhaka) akan melihatnya dengan penglihatan yang yakin (semasa kamu dilemparkan ke dalamnya)! (7) Selain dari itu, sesungguhnya kamu akan ditanya pada hari itu, tentang segala nikmat (yang kamu telah menikmatinya)! / (8)
RASIA PEMAKANAN ILMUAN ISLAM
Formula pemakanan genius-genius Islam silam yang menjadi rahsia keajaiban daya intelek mereka. Formula ini terpendam di dalam kitab-kitab tradisional dalam bahasa Arab. Tersembunyi dari pengetahuan orang Arab dan umat Islam sendiri. Namun akhir-akhir ini ada usaha-usaha untuk mengetengahkan kembali kepada umum. Sekarang semacam ada kecenderungan di kalangan ilmuan Islam dan bukan Islam untuk mengkaji dan menguji keabsahan formula ini. Ini didorong oleh penemuan - penemuan saintifik yang membuktikan kebenarannya, khususnya terhadap susu, madu dan telur. Berikut adalah formula pemakanan genius - genius Islam yang telah terbukti berupaya meningkatkan kepintaran dan kekuatan daya ingatan :
1) MADU
Madu adalah makanan yang sangat berkhasiat. Al-Quran mengiktirafkannya sebagai "shifa'" iaitu penyembuh penyakit. Manisan madu digelar "Raja Ubat", dapat menyembuh kebanyakkan penyakit. Ia adalah makanan untuk kesihatan keseluruhannya. Ia mengandungi pelbagai jenis vitamin, mineral, protein, antiseptik dan enzim yang meningkatkan ingatan dan kecerdasan mental individu. Madu juga mengandungi pelbagai zat galian yang penting seperti kalsium, sulfur, fosforus, zat besi, karbon, magnesium, potassium (kalium), kuprum, silika, klorin, mangganese dan belerang untuk memupuk tenaga dan kesihatan fizikal-mental. Rasullullah s.a.w bersabda, "Siapa ingin hafal, hendaklah ia minum manisan madu". Madu didapati berkesan untuk merawati penyakit - penyakit mental di mana ia boleh menghindarkan kepenatan kerja otak seperti berfikir, membaca, merancang dan bermesyuarat.
CARA MINUM : 2 sudu teh pada waktu pagi dan malam.
PANTANG : Jangan makan tembikai semasa menggunakan madu. Sangat merbahaya !
2) KISMIS
Mengandungi zat besi yang amat diperlukan untuk membina darah bagi memastikan bekalan oksigen yang mencukupi untuk disalurkan ke otak. Kekurangan oksigen menyebabkan seseorang mudah mengantuk, pelupa, lembab dan mengalami kelemahan dalam berfikir.
CARA MAKAN :
i)Menghadap Kiblat
ii)Baca "Bismillah" dan selawat ke atas nabi (3 kali)
iii)Baca doa penerang hati
iv)Makan secara kemam seperti makan gula-gula. Tidak berkesan jika dikunyah seperti makan kacang.
v)Makan sebiji-biji sebanyak 21 biji setiap hari.
3) SUSU SEGAR
Susu berguna untk kesihatan otak, mempertajamkan ingatan, membekalkan tenaga mental dan fizikal. Susu mengandungi tiga unsur semulajadi iaitu keju, lemak dan air yang amat diperlukan untuk pertumbuhan badan dan otak. Susu adalah makanan yang paling lengkap dan berkhasiat. Ia mengandungi enam kelas makanan yang amat diperlukan oleh tubuh iaitu karbohidrat, lemak, protein, semua jenis vitamin, mineral dan air. Ia berkhasiat untuk merawati kesihatan umum dan merupakan penawar kelupaan yang berkesan. Rasullullah s.a.w menerangkan susu boleh menguatkan belakang, menambahi akal, memperbaiki penglihatan dan menghindari penyakit lupa. Susu yang terbaik untuk ketajaman minda ialah susu kambing, biri - biri dan lembu yang segar. Susu hidup lebih berkhasiat dari susu debu.
CARA MINUM :
i)Sekurang-kurangnya segelas pada sebelah pagi dan malam
ii)Baca "Bismillah" dan doa minum susu seperti yang dibaca oleh Rasullullah s.a.w
4) TELUR
Bermanfaat untuk menambah kekuatan otak, badan dan menjaga kesihatan keseluruhannya. Ahli - ahli kesihatan mengakui ia merupakan makanan yang lengkap dan berkhasiat. Ia mengandungi protein, mineral, vitamin, kalsium, kuprum, magnesium, fosforus, kalium, sulfur, natrium, klorin, zat besi, air, choline dan bahan ekstraktif. Sabda Nabi s.a.w, "Sesungguhnya seorang nabi a.s mengadu kepada Allah (kerana dia)lemah badan. Maka Allah s.w.t memerintahkannya supaya memakan telur". Telur terutama telur kuning, berupaya mengatasi masalah kelemahan tenaga fizikal dan minda sekaligus. Telur yang terbaik ialah telur ayam kampung dan yang masih baru.
5) HALIA
Ianya sangat mujarab untuk gejala kelupaan. Ia boleh dimakan mentah atau dibuat halua. Halua ialah halia yang dijadikan manis - manisan dengan merebus dan mencampurkannya dengan gula.
CARA MAKAN : Dimakan sedikit sahaja pada waktu pagi.
6) LIMAU OREN
Berkhasiat untuk mengemaskan urat-urat jantung dan menambah kekuatan fikiran menurut hadis Nabi s.a.w. Limau - limau jenis lain juga elok untuk diamalkan.
7) BUAH DELIMA
Untuk penerang hati. Sabda Nabi s.a.w, "Barangsiapa yang memakan buah delima keseluruhannya, sesungguhnya Allah menerangkan hatinya selama 40 hari."
8) DAGING BURUNG MERPATI
Ianya banyak digunakan oleh bijak pandai Islam dan Melayu dahulukala. Ia mengandungi protein, lemak, kalsium, fosforus dan kalori. Sangat efektif untuk meningkatkan kecerdasan terutama kanak - kanak. Kaedah ini sangat popular dan berkesan. Kanak - kanak yang diberi telur burung merpati didapati dapat bercakap lebih awal dari kebiasaannya.
9) OTAK AYAM
Boleh dibuat sup dan dicampur dengan halia. Otak ayam yang segar juga boleh dibuat penawar sementara bagi gigitan ular.. Perlu diamalkan memakannya.
10) DAGING AYAM
Berbanding dengan semua jenis daging, ayam dianggap mengandungi kadar zat pemakanan yang paling tinggi. Daging ayam betina dara terutamanya berkhasiat meningkatkan prestasi otak dan membaiki darah. Abu Musa r.a meriawayatkan bahawa Nabi s.a.w memakan daging ayam betina.
11) DAGING BIRI-BIRI
Menambah darah, sesuai untuk orang aktif dan bekerja berat serta dapat meningkatkan kekuatan hafazan.
12) HATI
Terutamanya hati ayam dan lembu. Mengandungi pelbagai jenis vitamin dan bermanfaat untuk kesihatan mental dan fizikal.
13) KEKACANG
Beberapa jenis kacang seperti gajus, berangan, kacang soya, pistachio dan lain-lain. Kacang pistachio dipercayai sangat efektif untuk meningkatkan kecerdasan terutamanya kanak-kanak. Memakan kacang pistachio merupakan amalan pemakanan seorang pelajar genius berbangsa Melayu yang tinggal di Melaka. Kekacang mengandungi nilai protein yang tinggi.
14) BUAH BADAM
Untuk meningkatkan kecerdasan..
15) ZA'FARAN : KOMKOMA (CROCOS SATIVUS)
Sejenis bahan berambu merah. Dimakan sedikit sahaja. Dijual di kedai-kedai runcit India dan sesetengah kedai runcit Melayu.
16) KEMENYAN PUTIH (kemenyan serani/luban/kundar)
Ditumbuk halus-halus dan dimakan dengan gula.
17) BUNGA KOBIS
Terdapat sejenis asid amino untuk tenaga mental.
18) BUNGA CENGKEH
Ditumbuk sehingga halus lalu dimakan sedikit sahaja.
19) LABU
Berfaedah menambahkan keupayaan fikiran dan akal. Sabda Nabi s.a.w., "Makanlah labu kerana ia mencerdaskan akal". Baginda juga berkata, "Jika kamu membuat sup (atau kuah), dianjurkan memasukkan labu ke dalamnya kerana ia menambahkan kemampuan fikiran dan akal.
20) BUAH KEDEKAI (MAJALAWI)
Menguatkan hafalan dan menguatkan kekuatan badan.
21) MINYAK SAPI
Dimakan terus atau dicampurkan dengan masakan dalam kuantiti yang kecil.
22) SAYUR-SAYURAN DAN BAUH-BUAHAN SEGAR
Juga membantu meningkatkan akal dan memori
1) MADU
Madu adalah makanan yang sangat berkhasiat. Al-Quran mengiktirafkannya sebagai "shifa'" iaitu penyembuh penyakit. Manisan madu digelar "Raja Ubat", dapat menyembuh kebanyakkan penyakit. Ia adalah makanan untuk kesihatan keseluruhannya. Ia mengandungi pelbagai jenis vitamin, mineral, protein, antiseptik dan enzim yang meningkatkan ingatan dan kecerdasan mental individu. Madu juga mengandungi pelbagai zat galian yang penting seperti kalsium, sulfur, fosforus, zat besi, karbon, magnesium, potassium (kalium), kuprum, silika, klorin, mangganese dan belerang untuk memupuk tenaga dan kesihatan fizikal-mental. Rasullullah s.a.w bersabda, "Siapa ingin hafal, hendaklah ia minum manisan madu". Madu didapati berkesan untuk merawati penyakit - penyakit mental di mana ia boleh menghindarkan kepenatan kerja otak seperti berfikir, membaca, merancang dan bermesyuarat.
CARA MINUM : 2 sudu teh pada waktu pagi dan malam.
PANTANG : Jangan makan tembikai semasa menggunakan madu. Sangat merbahaya !
2) KISMIS
Mengandungi zat besi yang amat diperlukan untuk membina darah bagi memastikan bekalan oksigen yang mencukupi untuk disalurkan ke otak. Kekurangan oksigen menyebabkan seseorang mudah mengantuk, pelupa, lembab dan mengalami kelemahan dalam berfikir.
CARA MAKAN :
i)Menghadap Kiblat
ii)Baca "Bismillah" dan selawat ke atas nabi (3 kali)
iii)Baca doa penerang hati
iv)Makan secara kemam seperti makan gula-gula. Tidak berkesan jika dikunyah seperti makan kacang.
v)Makan sebiji-biji sebanyak 21 biji setiap hari.
3) SUSU SEGAR
Susu berguna untk kesihatan otak, mempertajamkan ingatan, membekalkan tenaga mental dan fizikal. Susu mengandungi tiga unsur semulajadi iaitu keju, lemak dan air yang amat diperlukan untuk pertumbuhan badan dan otak. Susu adalah makanan yang paling lengkap dan berkhasiat. Ia mengandungi enam kelas makanan yang amat diperlukan oleh tubuh iaitu karbohidrat, lemak, protein, semua jenis vitamin, mineral dan air. Ia berkhasiat untuk merawati kesihatan umum dan merupakan penawar kelupaan yang berkesan. Rasullullah s.a.w menerangkan susu boleh menguatkan belakang, menambahi akal, memperbaiki penglihatan dan menghindari penyakit lupa. Susu yang terbaik untuk ketajaman minda ialah susu kambing, biri - biri dan lembu yang segar. Susu hidup lebih berkhasiat dari susu debu.
CARA MINUM :
i)Sekurang-kurangnya segelas pada sebelah pagi dan malam
ii)Baca "Bismillah" dan doa minum susu seperti yang dibaca oleh Rasullullah s.a.w
4) TELUR
Bermanfaat untuk menambah kekuatan otak, badan dan menjaga kesihatan keseluruhannya. Ahli - ahli kesihatan mengakui ia merupakan makanan yang lengkap dan berkhasiat. Ia mengandungi protein, mineral, vitamin, kalsium, kuprum, magnesium, fosforus, kalium, sulfur, natrium, klorin, zat besi, air, choline dan bahan ekstraktif. Sabda Nabi s.a.w, "Sesungguhnya seorang nabi a.s mengadu kepada Allah (kerana dia)lemah badan. Maka Allah s.w.t memerintahkannya supaya memakan telur". Telur terutama telur kuning, berupaya mengatasi masalah kelemahan tenaga fizikal dan minda sekaligus. Telur yang terbaik ialah telur ayam kampung dan yang masih baru.
5) HALIA
Ianya sangat mujarab untuk gejala kelupaan. Ia boleh dimakan mentah atau dibuat halua. Halua ialah halia yang dijadikan manis - manisan dengan merebus dan mencampurkannya dengan gula.
CARA MAKAN : Dimakan sedikit sahaja pada waktu pagi.
6) LIMAU OREN
Berkhasiat untuk mengemaskan urat-urat jantung dan menambah kekuatan fikiran menurut hadis Nabi s.a.w. Limau - limau jenis lain juga elok untuk diamalkan.
7) BUAH DELIMA
Untuk penerang hati. Sabda Nabi s.a.w, "Barangsiapa yang memakan buah delima keseluruhannya, sesungguhnya Allah menerangkan hatinya selama 40 hari."
8) DAGING BURUNG MERPATI
Ianya banyak digunakan oleh bijak pandai Islam dan Melayu dahulukala. Ia mengandungi protein, lemak, kalsium, fosforus dan kalori. Sangat efektif untuk meningkatkan kecerdasan terutama kanak - kanak. Kaedah ini sangat popular dan berkesan. Kanak - kanak yang diberi telur burung merpati didapati dapat bercakap lebih awal dari kebiasaannya.
9) OTAK AYAM
Boleh dibuat sup dan dicampur dengan halia. Otak ayam yang segar juga boleh dibuat penawar sementara bagi gigitan ular.. Perlu diamalkan memakannya.
10) DAGING AYAM
Berbanding dengan semua jenis daging, ayam dianggap mengandungi kadar zat pemakanan yang paling tinggi. Daging ayam betina dara terutamanya berkhasiat meningkatkan prestasi otak dan membaiki darah. Abu Musa r.a meriawayatkan bahawa Nabi s.a.w memakan daging ayam betina.
11) DAGING BIRI-BIRI
Menambah darah, sesuai untuk orang aktif dan bekerja berat serta dapat meningkatkan kekuatan hafazan.
12) HATI
Terutamanya hati ayam dan lembu. Mengandungi pelbagai jenis vitamin dan bermanfaat untuk kesihatan mental dan fizikal.
13) KEKACANG
Beberapa jenis kacang seperti gajus, berangan, kacang soya, pistachio dan lain-lain. Kacang pistachio dipercayai sangat efektif untuk meningkatkan kecerdasan terutamanya kanak-kanak. Memakan kacang pistachio merupakan amalan pemakanan seorang pelajar genius berbangsa Melayu yang tinggal di Melaka. Kekacang mengandungi nilai protein yang tinggi.
14) BUAH BADAM
Untuk meningkatkan kecerdasan..
15) ZA'FARAN : KOMKOMA (CROCOS SATIVUS)
Sejenis bahan berambu merah. Dimakan sedikit sahaja. Dijual di kedai-kedai runcit India dan sesetengah kedai runcit Melayu.
16) KEMENYAN PUTIH (kemenyan serani/luban/kundar)
Ditumbuk halus-halus dan dimakan dengan gula.
17) BUNGA KOBIS
Terdapat sejenis asid amino untuk tenaga mental.
18) BUNGA CENGKEH
Ditumbuk sehingga halus lalu dimakan sedikit sahaja.
19) LABU
Berfaedah menambahkan keupayaan fikiran dan akal. Sabda Nabi s.a.w., "Makanlah labu kerana ia mencerdaskan akal". Baginda juga berkata, "Jika kamu membuat sup (atau kuah), dianjurkan memasukkan labu ke dalamnya kerana ia menambahkan kemampuan fikiran dan akal.
20) BUAH KEDEKAI (MAJALAWI)
Menguatkan hafalan dan menguatkan kekuatan badan.
21) MINYAK SAPI
Dimakan terus atau dicampurkan dengan masakan dalam kuantiti yang kecil.
22) SAYUR-SAYURAN DAN BAUH-BUAHAN SEGAR
Juga membantu meningkatkan akal dan memori
Subscribe to:
Posts (Atom)